Dalam struktur otak cewek, kemampuan untuk berbicara terutama ada dibagian depan otak kiri dan sebagian kecil di otak sebelah kanan.
Sementara buat cowok, kemampuan berbicara dan bahasa itu bukan kemampuan otak yang kritis. Adanya pun cuma di otak kiri dan tidak ada area yang spesifik.
Jadi jangan heran kalau cewek seneng ngomong dan banyak pula yang diomongin, karena kedua belah otaknya mampu bekerja sekaligus.
Otak cowok itu terkotak-kotak dan mampu memilah-milah informasi yang masuk. Di malam hari, setelah seharian penuh aktivitas, cowok bisa menyimpan semuanya di otaknya.
Sementara otak cewek tidak bekerja seperti itu - informasi atau masalah yang diterimanya akan terus berputar-putar dalam otaknya. Dan ini nggak akan berhenti sampe dia bisa mencurahkan isi otaknya alias curhat.
Oleh sebab itu, kalo cewek bicara, tujuannya adalah untuk mengeluarkan uneg-unegnya, bukan untuk mencari kesimpulan atau solusi.
Cewek juga berusaha membangun hubungan lewat pembicaraan.
Rata-rata cewek bisa bicara 20 ribu kata dalam sehari. Sementara cowok hanya sekitar 7 ribu kata sehari.
Perbedaan ini kelihatan jelas ketika jam makan malam tiba.
Cowok sudah menghabiskan 7 ribu katanya dan nggak mood untuk bicara lebih lanjut.
Persediaan si cewek tergantung dari apa yang sudah ia lakukan sepanjang hari. Kalau dia sudah banyak berbicara dengan orang lain hari itu, dia pun akan sedikit berbicara. Kalau dia tinggal di rumah saja, mungkin ia sudah menggunakan 3 ribuan kata. Masih ada 17 ribu lagi!
Cowok cuman bisa melakukan satu hal pada suatu waktu!
Semua penelitian yang ada menemukan bahwa otak cowok lebih terspesialiasi, terbagi-bagi. Otak cowok berkembang sedemikian sehingga mereka hanya dapat berkonsentrasi pada satu hal yang spesifik pada suatu saat, sehingga sering mereka bilang mereka bisa ngerjain semuanya tapi 'satu-satu donk'.
Kalo cowok minggirin mobil untuk baca peta, biasanya dia juga akan ngecilin suara radio atau tape. Banyak cewek yang bingung kenapa. Kan bisa aja baca peta sambil denger radio dan bicara. Kenapa cowok bersikeras ngecilin suara TV kalo ada telepon? Atau kadang cewek suka bingung "Kalo dia lagi baca koran atau nonton TV, kok dia nggak bisa denger tadi gue bilang apa?"
Jawabannya adalah karena sedikit sekali jaringan yang menghubungkan otak kiri dan kanan cowok, sehingga kalo cowok yang lagi baca koran atau nonton TV di-scan otaknya, kita bakal tau bahwa dia seketika itu juga jadi tuli.
Sementara otak cewek punya konstruksi yang memungkinkan cewek melakukan banyak hal sekaligus.
Cewek bisa melakukan banyak hal yang sama sekali nggak berhubungan pada waktu bersamaan, dan otaknya nggak pernah putus, selalu aktif! Cewek bisa bicara di telpon, pada saat yang sama masak di dapur dan nonton TV.
Atau dia bisa nyetir, dandan, dengerin radio dan bicara lewat hands-free. Bayangin aza si Dian yang lagi telp pake HP-nya terus sambil melakukan sesuatu yang laen (misalnya makan atau masak). Kalo dia cuma bisa melakukan 1 hal pada suatu waktu, wah gawat, bisa kebakaran jenggot kali, nanti kerjanya cuma telpon terus dong, he he.
Lain halnya dengan cowok, pernah terjadi juga kejadian begini. Si Cowok emang udah lapar banget dan dia makan dengan lahapnya di meja makan. Nah, kebetulan di atas meja itu ada beberapa surat yang hari itu dikirim untuk setiap penghuni lat. Sambil si Cowok makan,tangannya membuka satu amplop surat, maksudnya ingin makan sambil baca surat miliknya, tapi apa yang terjadi, cowok itu salah buka surat, dia buka surat orang lain, he he he,
bener-bener dah terbukti kalo "Man can't do more than one task at the same time".
Tapi karena cewek bisa pakai 2 sisi otaknya secara bersamaan, banyak cewek yang bingung ngebedain kanan dari kiri.
Sekitar 50% cewek nggak bisa secara langsung nunjuk mana kanan dan mana kiri kalau ditanya. Tapi cowok bisa secara langsung mengidentifikasi kanan dari kiri. Sebagai akibatnya, cewek sering dimarahin cowok karena nyuruh mereka belokin mobilnya ke kanan - padahal maksud mereka sebenernya adalah belok kiri.
Di sadur dari:
"Why Men Don't Listen & Women Can't Read Map" by Allan & Barbara Pease
Rabu, Juni 25, 2008
Sabtu, Juni 14, 2008
Bunga Krisan
Bunga Krisan
By: Ikal
A Ling, lihatlah ke langit
Jauh tinggi di angkasa
Awan-awan putih yang berarak itu
Aku mengirim bunga-bunga krisan untukmu
By: Ikal
A Ling, lihatlah ke langit
Jauh tinggi di angkasa
Awan-awan putih yang berarak itu
Aku mengirim bunga-bunga krisan untukmu
Jumat, Juni 13, 2008
Kangen
Kangen
By: Bram
Kangen aku dengan dia..
Kangen aku dengan senyumnya
Kangen dengan kata-kata ‘aku sayang kamu’ yang terlontar manis dari mulutnya
Dia adalah cintaku, seseorang yang membawa pergi setengah hatiku
Malam ini, dadaku sesak dibuatnya
Menderita aku dalam batinku
Hatiku tertindih dinding-dinding yang membatasi duniaku dan dia
Tak bisa aku melaluinya
Aku menangis, bulan menangis, mentari menangis
Semua menangis bersamaku, seolah menunjukkan rasa iba,
Melihat derita yang tak bisa kutopang sendiri
Akupun tertidur..
Pulas..
Pagi datang, mentari terbit..
Terbit seiring dengan terbitnya senyumku..
Mentari tersenyum, bunga tersenyum, akupun tersenyum
Mentari bertanya, mengapa kau tersenyum?
Aku menjawab,
ternyata, kangen itu indah,
Membuatku ingat semua kebaikannya, tak ingat aku akan buruknya
Bunga-bunga bertanya, mengapa kau tersenyum?
Aku menjawab,
Semalam, aku bermimpi tentang dia
Dia berkata, ‘aku sayang kamu’…
By: Bram
Kangen aku dengan dia..
Kangen aku dengan senyumnya
Kangen dengan kata-kata ‘aku sayang kamu’ yang terlontar manis dari mulutnya
Dia adalah cintaku, seseorang yang membawa pergi setengah hatiku
Malam ini, dadaku sesak dibuatnya
Menderita aku dalam batinku
Hatiku tertindih dinding-dinding yang membatasi duniaku dan dia
Tak bisa aku melaluinya
Aku menangis, bulan menangis, mentari menangis
Semua menangis bersamaku, seolah menunjukkan rasa iba,
Melihat derita yang tak bisa kutopang sendiri
Akupun tertidur..
Pulas..
Pagi datang, mentari terbit..
Terbit seiring dengan terbitnya senyumku..
Mentari tersenyum, bunga tersenyum, akupun tersenyum
Mentari bertanya, mengapa kau tersenyum?
Aku menjawab,
ternyata, kangen itu indah,
Membuatku ingat semua kebaikannya, tak ingat aku akan buruknya
Bunga-bunga bertanya, mengapa kau tersenyum?
Aku menjawab,
Semalam, aku bermimpi tentang dia
Dia berkata, ‘aku sayang kamu’…
Bidadari Dalam Khayalan
Bidadari Dalam Khayalan
By: Bram
Malam ini, aku menutup mataku
Membayangkan tentang sesosok wanita yang kudambakan
Di senyumnya kurasakan surga
Di tawanya kurasakan damaiku
Di belaiannya dia bawaku terbang diantara awan2
Seperti bidadari dalam khayalan
Bayangan yang menyenangkan,
Di pelukku, dia menyimpan banyak harap...
Tapi terlalu sempurna tuk kumiliki
Seperti bidadari dalam khayalan
Sambil kutunggu mimpi indah menjemputku,
Ku peluk dia dalam anganku,
Tak kan kulepaskan... Bidadariku...
By: Bram
Malam ini, aku menutup mataku
Membayangkan tentang sesosok wanita yang kudambakan
Di senyumnya kurasakan surga
Di tawanya kurasakan damaiku
Di belaiannya dia bawaku terbang diantara awan2
Seperti bidadari dalam khayalan
Bayangan yang menyenangkan,
Di pelukku, dia menyimpan banyak harap...
Tapi terlalu sempurna tuk kumiliki
Seperti bidadari dalam khayalan
Sambil kutunggu mimpi indah menjemputku,
Ku peluk dia dalam anganku,
Tak kan kulepaskan... Bidadariku...
Cerita Tentang Dia
Cerita Tentang Dia
By: Bram
Saat ini, aku bercerita tentang dia
Seseorang yang terlanjur tinggal di hatiku
Yang tawanya memberi arti
Tuk memulai hari yang baru
Dia adalah wanita yang muncul di benakku,
Saat aku terbangun di pagi hari
Senyumnya yang manis, menyongsong matahari
Tuk bersanding di peraduan timurnya,
Tuk meneteskan air mata embun
Di setiap kuntum bunga yang sedang memamerkan keindahannya
Nyatakah semua ini?
Mimpikah aku?
Sesaat aku tertegun, berbicara tanpa kata
Dia adalah wanita yang menyambut aku dengan tawanya
Tawa yang menghadirkan bulan dari tempat persembunyiannya di balik awan
Agar dinginnya tiupan angin malam
berhembus tuk ku hangatkan
bermimpikah dia?
Tersenyumkah aku di mimpinya?
Atau jangan2, kami punya mimpi yang sama,
Tentang hati yang selalu disinari oleh matahari dan bulan yang sama
By: Bram
Saat ini, aku bercerita tentang dia
Seseorang yang terlanjur tinggal di hatiku
Yang tawanya memberi arti
Tuk memulai hari yang baru
Dia adalah wanita yang muncul di benakku,
Saat aku terbangun di pagi hari
Senyumnya yang manis, menyongsong matahari
Tuk bersanding di peraduan timurnya,
Tuk meneteskan air mata embun
Di setiap kuntum bunga yang sedang memamerkan keindahannya
Nyatakah semua ini?
Mimpikah aku?
Sesaat aku tertegun, berbicara tanpa kata
Dia adalah wanita yang menyambut aku dengan tawanya
Tawa yang menghadirkan bulan dari tempat persembunyiannya di balik awan
Agar dinginnya tiupan angin malam
berhembus tuk ku hangatkan
bermimpikah dia?
Tersenyumkah aku di mimpinya?
Atau jangan2, kami punya mimpi yang sama,
Tentang hati yang selalu disinari oleh matahari dan bulan yang sama
Kurindu Senyummu
Kurindu Senyummu
By: Bram
Tawamu yang selalu ku dengar,
Kurindukan itu…
Senyummu yang selalu menyertai mimpiku,
Kurindukan itu…
Ku dengar, burung hantu selalu keluar saat malam hari,
Bernyanyi dengan suara yang memilukan hati
Malam ini, kulihat ke luar, tidak ada suara burung hantu…
Yang ada, hanya suaramu
Lebih memilukan, dan menyayat hatiku
Candamu yang selalu buatku bahagia,
Kurindukan itu…
Aku hanya bisa berharap, saat senyummu kembali, ku igin ada di situ,
Melepas semua kerinduanku...
By: Bram
Tawamu yang selalu ku dengar,
Kurindukan itu…
Senyummu yang selalu menyertai mimpiku,
Kurindukan itu…
Ku dengar, burung hantu selalu keluar saat malam hari,
Bernyanyi dengan suara yang memilukan hati
Malam ini, kulihat ke luar, tidak ada suara burung hantu…
Yang ada, hanya suaramu
Lebih memilukan, dan menyayat hatiku
Candamu yang selalu buatku bahagia,
Kurindukan itu…
Aku hanya bisa berharap, saat senyummu kembali, ku igin ada di situ,
Melepas semua kerinduanku...
Untitled
Untitled
By: Bram
Aku bercerita kepada langit tentang seseorang yang sedang kubayangkan
Tentang kamu yang menemani aku dalam kegundahan
Tentang tawa yang selalu kita bagi
Tentang lantunan puisi yang mengalir manis dari bibirmu, untukku
Lalu langit menjawab,
Tenyata ada yang lebih indah dari berjuta bintang yang terhampar padaku
By: Bram
Aku bercerita kepada langit tentang seseorang yang sedang kubayangkan
Tentang kamu yang menemani aku dalam kegundahan
Tentang tawa yang selalu kita bagi
Tentang lantunan puisi yang mengalir manis dari bibirmu, untukku
Lalu langit menjawab,
Tenyata ada yang lebih indah dari berjuta bintang yang terhampar padaku
Langganan:
Postingan (Atom)


